Tidak ada yang kebetulan di dunia ini…

Apakah ada sesuatu di dunia ini yang tidak ada gunanya? Apakah ada suatu hal yang bukan disebabkan hal lain di waktu sebelum, dan berakibat pada hal lain di waktu sesudah?

Bagi saya pertanyaan tersebut bukan pertanyaan filsafat yang harus dijawab dengan teori-teori filsafat yang luar biasa. Hari ini saya mengalami bahwa tidak ada yang kebetulan di dunia ini.

Dia, dan dia lagi. Setelah perjumpaan di pergantian hari, pergantian kota ber’abad yang lalu’. Semuanya berjalan tanpa skenario. Waktu yang terlewat. Hari yang terbuang, muaranya ternyata satu: katedral.

Bukan sesuatu yang luar biasa yang membuat saya teringat. Melainkan yang trivia, yang remeh. Cara dia memandang, cara dia tersenyum, atau di berdiri, berjalan, menuju ke depan altar, menerima komuni, dan kemudian duduk, menyingsingkan gaun, dan membuat tanda salib. Lalu mengambil tisu, atau mengurai rambut panjangnya.

Siapa dia?

3 thoughts on “Tidak ada yang kebetulan di dunia ini…

  1. erra says:

    Katedral pagi hari atau sore ni? hehe.. Jadi ingin melihat si rambut panjang yg menyingsingkan gaun juga ;p
    Terima kasih sudah mengunjungi blog ku dan meninggalkan jejak..Nice blog eniwei..

  2. La Pacul says:

    ow…tim suksesnya dah disini semua to??

  3. lamanday says:

    hello
    la pacul,
    thanks dah mampir dan kasi comment walau bingung apa maksudnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: