I-am-sterdam

Dulu, desa pemancingan kecil di abad ke-12.
Sebuah dam, di sungai Amstel yang membatas aliran. Kini ia jadi alur kebebasan. Semua ada di Amsterdam. Dan mereka bangga:
I-am-sterdam!
Amsterdam, 26/03/10

2 thoughts on “I-am-sterdam

  1. haitami says:

    Selamat pagi Mas😀 setidaknya di tempat saya adalah pagi yang hening

    Lama juga saya tak mendapat update dari tulisan di blog ini. Ada banyak kesibukan sepertinya ya ?
    🙂 Salam hangat dari saya : haitami

    • lamanday says:

      haha..itulah yang saya sesalkan. tp aneh juga, rasanya saya lebih senang menuliskan kisah2 panjang dari negeri sendiri daripada ttg negeri orang..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: