Kapal di daratan

Alam punya kehendak, tapi manusia memang gampang melupakannya. Seandainya Kapal PLTD Apung I di Kampung Punge Blang Cut seberat 200 ton bisa dikelola serius jadi sebuah memorial, mungkin kita bisa jadi manusia pembelajar yang lebih cerdas.

Banda Aceh, 5-6 Mei 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: