Hidupku lautku

Entah berapa orang yang kenal Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas, di Kepulauan Riau. Kampung kecil di Pulau Siantan, tak layak ia disebut kota. Sembilan jam perjalanan memakai kapal cepat dari Tanjungpinang. 24-30 jam pakai kapal perintis.

Ia pun hanya segaris lengkung di teluk yang kecil di bagian utara pulau, dengan rumah-rumah yang didirikan di pinggir laut. Hidup dari laut, hidup dengan laut, hidup di tepi laut.

Hasil laut adalah kebanggaan, melimpah tapi tak semua murah. Lebih menggiurkan dijual ke luar. Cumi murah, tapi kenapa udang mahal? Dan transportasi laut ternyata susah, dari Jemaja ke Tarempa, dari Tarempa ke Bunguran, Natuna hanya terbatas.

Orang laut, hidup bersama laut, pelan-pelan lebih mencintai darat. Gagahnya nenek moyang mereka di Gunung Kute, Pulau Matak sebagai penjelalah lautan Cina Selatan, dah hei.. mereka juga bajak laut, lanon dari Campa, beraksi Selat Malaka dan Selat Karimata di abad ke 15, serasa tak bersisa. Jalan raya dibikin di atas air, menyusur pinggiran agar lebih mudah berpergian dengan motor roda dua. Tak ada tempat untuk roda empat. Bukit hijau ditebas guna membikin akses jalan raya.  Biaya rumah mahal, setahun kontrak rumah dua kamar di bawah batu gunung pun 25 juta. Bikin rumah, hanya sepetak ratusan juta.

Sinyal selular mati hidup.

Dan lalu di ujung hari, saat duduk minum kopi dan makan mi Tarempa di pinggir laut, saya berpikir, apa yang membuat mereka bertahan, apa yang membuat sore dan pagi hari semarak dengan orang lalu-lalu menikmati pinggir laut, sebagian memancing ikan tamban, apa yang membuat tengah malam warung kopi di pasar tetap ramai dan hangat, dan bahkan membuat pendatang berdatangan di kepulauan yang dijuluki Raja Ampat dari Barat ini?

Saya yakin, ada sesuatu, yang tak terjangkau bagi saya orang asing yang naif, itu lebih dari hanya sekedar sinyal yang mati hidup. Dapatkah anak-anak kecil di Pasir Peti ini menjawabnya?

Anak di Tarempa

Tarempa, 22-25 Maret 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: